Archive | December, 2011

Sekilas DTS dan Olap SQLServer 2000 SP4

25 Dec

Perhatian:

Panduan berikut hanya digunakan untuk pendidikan, gunakan software ASLI

Kebutuhan Sistem:

  • Dual Core, mem 3GB, Win7 Professional
  • UnInstall MSSQL2008 / MSSQL2005
  • Master SQL Server 2000

Instalasi SQL Server 2000

Hasil Instalasi

Studi Kasus OLTP

Sistem Informasi yang dijadikan contoh adalah sebuah sistem pembayaran hutang di sebuah perusahaan Kontraktor. Setiap proyek memiliki database proyek tersendiri, yang menyimpan data hutang mereka, data usulan pembayaran atas hutang mereka, dan data pembayaran hutang mereka. Pada contoh ini, yang ditampilkan fokus pada transaksi input hutang proyek.

Struktur Organisasi tampak dalam gambar berikut :

Dalam 1 Cabang, mengkoordinir beberapa proyek yang berjalan. Jumlah proyek dalam 1 tahun sd 200 proyek, dalam contoh ini hanya digunakan beberapa proyek saja, yang di ambil dari database proyek X dan database cabang Y

Berikut PDM Database proyek X

Berikut PDM Database Cabang Y

Desain Dimensi dan Fact Tables

Sebagai contoh, akan dibangun datawarehouse yang akan mengamati nilai hutang dari setiap proyek untuk tiap bulan, setiap vendor, berapa nilai pajak nya, dan berapa yang sudah lunas.

Desain Dimensi dan Fact tables :

Dimensi

Waktu

Proyek

Jenis Tagihan

Vendor

Tahun

Bulan

Quarter

Nama proyek

Cabang

Tahun proyek

Jenis Tagihan

Nama vendor

Kota Vendor

Fact : Data hutang :Kd_proyek, kd_jns_tgh, no_register, kd_vendor, cp, jkotor, pph, lain, jbersih, lunas

Desain PDM Database Datawarehouse

Proses ETL menggunakan SQL Server 2000 DTS (Data Transformation Service)

Tool ETL ini adalah salah satu tool untuk melakukan proses ETL, selain tool yang lain ( Pentaho Data Integration, BENETL, Self Development, ETLTOOLS, dsb).

Untuk Mendesaign, buat new packages dari modul DTS sesuai dengan gambar berikut :

Setelah package baru dibuat, langkah berikutnya adalah mendeklarasikan database sumber (OLTP), dan database tujuan (DW), yang di deklarasikan dengan menggunakan connection sesuai dengan gambar berikut :

Setelah semua Datasource (Proyek X, Cabang Y, DW )dibuat, akan muncul gambar yang menampilkan semua connection yang telah dibuat sebagai berikut :

Langkah berikutnya adalah mendesain apa yang akan di transfer ke DW, dibuat bertahap, misalnya

  1. Dari Connection Proyek X, transfer tabel proyek ke DW
  2. Dari Connection CabangY, transfer tabel proyek ke DW
  3. Dari Connection Proyek X, transfer tabel jns_tagihan ke DW
  4. Dari Connection Cabang Y, transfer tabel jns_tagihan ke DW
  5. Dari Connection Proyek X, transfer tabel Vendor ke DW
  6. Dari Connection Proyek Y, transfer tabel Vendor ke DW
  7. Dari Connection Proyek X, transfer tabel phbaru ke DW
  8. Dari Connection Cabang Y, transfer tabel Phbaru ke DW
  9. Dari Connection Cabang Y, transfer tabel chbaru ke DW

Sebagai contoh, untuk membuat task agar mentransfer proses no1, langkahnya :

Pilih ‘Transform Data Task’, hubungkan antara Proyek X dengan DW. Akan muncul Garis panah, Double Klik, sesuai dengan gambar berikut:

Dalam contoh berikut, telah dibuat 4 ‘Transform Data Task’

Langkah selanjutnya adalah menentukam urutan proses mana yang akan dilakukan dahulu, langkahnya dengan arahkan kursor ke ‘Transform data task’, klik kanan, pilih Workflow properties. Inputkan proses apa yang akan dilakukan terlebih dahulu, seperti dalam contoh berikut :

Hasil desain secara lengkap, tampak pada gambar berikut :

Langkah selanjutnya, kita bisa melakun Run Dari desain DTS yang telah kita buat melalui menu Package, Execute. Dari Hasil Running, kita bisa melakukan revisi terhadap desain kita.

OLAP Service / Analysis Services

Kita lakukan instalasi ulang sesuai dengan gambar :

Advertisements