OLAP – olapcube

13 Jan

Pendahuluan

OLAP adalah salah satu metode untuk menyajikan data dalam bentuk multidimensi. Kepanjangan dari OLAP adalah Online Analytical Processing. Data yang akan di sajikan menggunakan olap harus sudah tersimpan dalam bentuk data multidimensi, sehingga mempercepat proses dalam menyajikan report.

OLAP biasanya di gunakan dalam sistem datawarehouse, yang menyajikan data dalam subjek tertentu dengan dimensi yang sangat banyak.

OLAP bisa di sajikan menggunakan berbagai macam tool. Salah satu nya adalah olapcube. Tool ini free.

OLAP Cube

OlapCube bisa di dapatkan di http://www.olapcube.com/ Untuk instalasi Olapcube tidak saya jelaskan di sini karena proses instalasi cukup mudah.

Langkah umum untuk menggunakan olapcube adalah

  1. Setting datasource database datawarehouse.
  2. Pilih tabel data yang akan di akses
  3. Menentukan dimensi
  4. Menentukan data yang akan di hitung / di ukur / measure
  5. Build cube /membangun cube

Setting datasource

Langkah

  1. Jalankan olapcube. Muncul halaman untuk memilih datasource kita. Dalam contoh ini yang akan di gunakan adalah database access, jadi access di pilih sesuai dengan gambar berikut
  2. Selanjutnya, pilih file msAccess yang berfungsi sebagai sumber data, dan pilih tabel yang akan di sajikan, seperti pada gambar berikut
  3. Struktur tabel yang kita pilih akan tampil beserta data yang tersimpan dalam tabel tersebut.

Menentukan Dimensi

Langkah berikutnya adalah menentukan dimensi. Dimensi ini akan menentukan filtering data yang akan kita pakai. Dimensi juga bisa kita susun secara hirarki. Langkah

  1. Pilih field dimensi yang akan di tampilkan. Yang dipilih adalah “item data dimensi”, bukan kode. Sebagai contoh, ada dimensi nama proyek yang di ambil dari kolom nm_proyek di tabel Proyek. Klik nm_proyek, dan klik “New Dimension”, maka dimensi yang kita buat akan muncul di tab Dimensions, seperti pada gambar berikut
  2. Nama dimensi bisa kita “rename” sesuai dengan kebutuhan kita.
  3. Masukkan dimensi lainnya, dalam kasus di atas saya memasukkan dimensi jenis tagihan, nama vendor, dan tanggal hutang, sehingga dimensi yang di definisikan tampak pada gambar berikut
  4. Dalam contoh gambar di atas, ada 4 dimensi yang di gunakan, yaitu dimensi jenis tagihan, dimensi proyek, dimensi vendor, dan dimensi tglHutang. Pada dimensi tanggal hutang, di buat hirarki, yaitu berdasarkan tahun, dan berdasarkan tahun-bulan

Menentukan Measure

Measure adalah data yang akan kita analisa atau kita ukur. Dalam contoh di atas, kita akan menganalisa data Hutang Kotor.

Langkah

  1. Klik field yang akan kita analisa, dan klik ‘New Measure’, seperti pada gambar berikut
  2. Sehingga di tab measures akan muncul seperti pada gambar berikut

Build Cube

Langkah

  1. Klik Build Cube seperti gambar,

Proses Build akan berjalan. Hasil tampilan bisa kita modifikasi seperti pada gambar berikut

2 Responses to “OLAP – olapcube”

  1. Resslovela April 30, 2013 at 3:21 pm #

    postingannya bermanfaat sekali, terimakasih🙂
    ada yg ingin saya tanyakan, jika kita menggunakan data source type MySql, maka akan muncul form seperti ini :

    bagaimana langkah selanjutnya?🙂

    • kautsarsophan April 30, 2013 at 8:12 pm #

      link Form nya nggak muncul😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: